Wednesday, July 16, 2008

Terapi Air Putih - Anak Demam Disembuhkan

KESIA ANGGUN HARIYANTI, KRAJAN RT. 01/01 GUNUNG PAYUNG CANDIROTO TEMANGGUNG

Kesaksian ini sudah barang tentu dari orang tua anak tersebut diatas. Dia menceritakan bahwa sudah barang tentu, kalau anaknya mengalami gangguan kesehatan yang sering disebut masuk angin pasti bingung. Demikian juga dengan pengalamanku sebagai orang tua, apalagi hidup di desa. Suatu hari anak saya mengalami sakit demam, panas tinggi batuk yang disertai muntah. Langkah yang aku ambil adalah anakku ku bawa ke seorang bidan di kecamatan.

Perkembangannya sangat lambat dan seperti tidak ada perubahan. Langkah II aku bawa ke tukang pijit, pikirku jangan-jangan terkilir (jawanya kecethit). Ternyata hasilnya sama dengan yang pertama yaitu nihil. Hari berikutnya aku tergerak untuk minta didoakan oleh seorang Hamba Tuhan yang dibantu dengan rekan sekerjanya. Setelah didoakan Hamba Tuhan tersebut menyarankan untuk supaya anak ku di kasih minum OXY.

Puji Tuhan, sepanjang malam anak saya bisa tidur dengn nyenyak dan tidak batuk serta panasnya menjadi normal. Paginya anakku bisa langsung bisa main seperti anak sehat lainnya. Aku bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada OXY, semoga Tuhan memberkati dan OXY tetap jaya. Kejadian tersebut diatas terjadi bulan april 2006 yang lalu.


Note Bene :
untuk pemesanan air Oxy - bisa menghubungi :
Robby Legianto di legianto@gmail.com
telepon : 021-95545145
rumah : Huma Akasia Blok C No. 10 Jatiwarna
Pondok Melati - Bekasi
Jawa Barat

Plastik dan Bahayanya - Air Laut Diubah Jadi Minuman Beroksigen

Plastik dan Bahayanya

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.

Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?

1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.

Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.

Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.

Semoga informasi ini bermanfaat. sumber : wordpress, aku ingin hijau

Pertama di Indonesia
Air Laut Diolah Jadi Minuman Beroksigen


Denpasar - Pernahkah Anda membayangkan meminum air laut dengan rasa air tawar? Ini kesannya seperti khayalan belaka. Namun, kini khayalan itu sudah menjadi kenyataan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana kini telah mampu mengolah air laut menjadi air minum tawar yang mengandung oksigen. Ini merupakan kali pertama di Indonesia, air laut diolah menjadi air minum tawar beroksigen.

Dengan adanya penemuan ini membuktikan bahwa air laut ternyata tidak hanya bisa dimanfaatkan menjadi garam, tapi juga bisa diolah menjadi air minum. Adalah Perusahaan Daerah (Perusda) Jembrana yang kini mengolah air laut menjadi air minum beroksigen tersebut. Terobosan baru dan kali pertama di Tanah Air itu digagas oleh Bupati Jembrana, I Gede Winasa.”Jembrana tidak memiliki sumber air yang mencukupi untuk pemenuhan air minum. Pemanfaatan air bawah tanah (ABT) tidak mungkin dilakukan karena akan merusak lingkungan,” kata Bupati Jembrana, I Gede Winasa, kepada wartawan, baru-baru ini, di Negara, Ibu Kota Jembrana.

Winasa menyebutkan, diperlukan suatu terobosan baru guna memenuhi kebutuhan air minum untuk masa sekarang dan yang akan datang, yakni dengan memanfaatkan air laut yang melimpah kemudian diolah menjadi air minum berkualitas.

Dengan terobosan baru yang dilakukan Pemkab Jembrana ini, tak heran jika saat ini banyak daerah di Indonesia yang melakukan studi banding ke Jembrana. ”Setiap harinya saya menerima minimal satu utusan dari daerah lain yang melakukan kunjungan studi banding ke Jembrana,” tutur Winasa.

Air minum beroksigen yang diolah dari air laut itu kini telah dijual ke pasaran dengan label ”Air Megumi”. Setiap harinya air laut yang mampu diolah menjadi air minum beroksigen ini sekitar 30.000 liter.”Air Megumi” ini dibuat dalam beberapa kemasan seperti galon, botol dan gelas. Produk Air Megumi ini tidak hanya dipasarkan di Jembrana, tapi juga di seluruh daerah di Bali.

Sumber : http://www.sinarharapan.co.id/berita/0805/02/nus04.html

Tuesday, July 15, 2008

Terapi Air Putih - Darah Kotor Akibat Keguguran Dibersihkan

NY. TETTY K, SALATIGA

Assalamualaikum Wr. Wb
Pengalaman yang saya paparkan ini terjadi setelah suami saya menjadi member. Pada waktu itu kami sekeluarga mengkonsumsi OXY jika diperlukan saja. Sebagai misal : badan kecapaian atau terasa tidak sehat maka kami minum OXY. Bulan Maret 2006 saya hamil memasuki bulan ke empat dalam keadaan sehat dan timbangan badan waktu itu dalam 1 bulan naik 4 kg.

Suatu hari saya mengalami keguguran dan harus menjalani rawat inap. Karena takut biaya yang membengkak saya tidak rawat inap, tetapi minta pulang hari itu juga. Jadi saya dirawat selama di kiret sekitar 5 jam (dari jam 06.55 - 11.15). Sesampai di rumah oleh suami, saya disuruh minum air OXY 1 botol (kebetulan dari pagi belum makan). Selang 10 menit, perut ini terasa seperti di kocok-kocok (krues-krues) tetapi tidak sakit.

Pada waktu buang air kecil, banyak sekali darah kotor (warna merah hitam) yang keluar. OXY saya minum 2 kali adlam sehari yaitu pada malam dan pagi hari selama 6 hari. Pada hari ke 2 saya harus kontrol, bidan yang memeriksa heran karena darah yang kotor hanya sedikit sekali dan mulut rahim sudah menutup sempurna. Dan anehnya pada keguguran saya ini, saya tidak merasakan kesakitan pada bagian payudara (biasanya payudara terasa ngrangka seperti orang mau menyusui). Badan saya tidak lemas, tidak berkunang-kunang tapi rasanya segar. Saya hanya cuti 18 hari, padahal seharusnya 45 hari. Badan ini sudah fit / segar seperti tidak habis sakit, saya dapat bekerja kembali seperti sedia kala.

Meskipun sudah sehat, setiap seminggu sekali kami sekeluarga tetap mengkonsumsi OXY untuk menjaga kesehatan. Termasuk anak saya yang berusia 8 tahun (yang sering kambuh tipesnya). Alhamdulillah berkat ijin Allah SWT, kami semua sehat dan juga terima kasih OXY. Kami sekeluarga cinta OXY. OXY memang hebat.
Walaikum salam Wr. Wb

Note Bene :
untuk pemesanan air Oxy - bisa menghubungi :
Robby Legianto di legianto@gmail.com
telepon : 021-95545145
rumah : Huma Akasia Blok C No. 10 Jatiwarna
Pondok Melati - Bekasi
Jawa Barat

Terapi Air Putih - Leukimia Disembuhkan

LOIS, KOMP. PURN TELKOM CENDRAWASIH MAKASSAR

Saya pernah menderita leukimia dan saya pernah beberapa kali masuk rumah sakit, bahkan sudah transfusi darah dan sudah sembuh. Tetapi apa yang terjadi pada bulan Desember 2005 hampir penyakit saya kambuh lagi. Karena perut mulai membesar dan bengkak dan badan saya agak lemas. Waktu itu kami sedang bersilahturahmi di rumah teman/jemaat dan saya dikasih OXY 6 botol supaya saya minum pagi dan sore. Dan puji Tuhan saat itu juga saya jadi sembuh bahkan sampai sekarang saya jadi sehat. Berkat air OXY dan pelayanan jadi lancar. Terima kasih OXY. Berkat OXY saya jadi sehat.


Note Bene :
untuk pemesanan air Oxy - bisa menghubungi :
Robby Legianto di legianto@gmail.com
telepon : 021-95545145
rumah : Huma Akasia Blok C No. 10 Jatiwarna
Pondok Melati - Bekasi
Jawa Barat

Monday, July 14, 2008

Asam Urat, Trigleserida, Diabetes Disembuhkan - Penyakit Ginjal Disembuhkan

AHMAD SAMSURI, BANJARBARU

Pengalaman saya dengan OXY adalah sebagai berikut di usia 44 tahun ini penyakit yang hinggap di tubuh saya adalah sebagai berikut Asam Urat, Trigliserida, Diabetes dan sering sakit pinggang. Setelah dikenalkan dengan OXY oleh teman saya di Semarang pada tanggal 22 Desember 2006.

Saya periksa di laoratorium dan mengkonsumsi minum OXY 2 (dua) botol perhari. Semua obat dikonsumsi sehari-hari daya hentikan. Setelah menghabiskan OXY 1 (satu) dos (24 botol), kembali saya periksa ke laboratorium. Hasilnya Diabetes dari 249 Mg/dl menjadi 130 Mg/dl Trigliserida dari 64 Mg/dl menjadi 81 Mg/dl Asam Urat dari 64 Mg/dl menjadi 48 Mg/dl Subhanallah, OXY memang terbukti hebat.

Pada saat mengkonsumsi OXY Semua pantangan makanan yang dilarang saya tinggalkan. Sejak itu saya terus mengkonsumsi OXY dan tidak ada lagi mengeluarkan biaya obat rutin sebesar Rp. 35.000,00 / hari. Trims, OXY.


Note Bene :
untuk pemesanan air Oxy - bisa menghubungi :
Robby Legianto di legianto@gmail.com
telepon : 08881739304, 021-84993217
rumah : Huma Akasia Blok C No. 10 Jatiwarna
Pondok Melati - Bekasi
Jawa Barat

ARIS MUNANDAR, HOME BASE HALILINTAR FC KARANGSARI RT. 04 RW. III SULANG REMBANG

Ass.wr.wb.
Salam sejahtera,

Berawal dari pertemuan dengan Bapak Kasturi-Sedan (Rembang), saya mengenal air Oxy hanya sebatas MLM, begitu banyak cerita beliau kisahkan tentang kesuksesan orang-orang Oxy sampai tentang kesaksian-kesaksian orang-orang Oxy, baik dari majalah Oxy itu sendiri maupun dari downline-downlinenya. Begitu banyak kisah yang beliau ceritakan seperti kisah dalam sinetron, ada yang jadi kaya berkat sukses di Oxy, ada yang berjuang mati-matian untuk mencari obat dan akhirnya sembuh dengan Oxy, ada yang putus asa akan kesembuhan penyakitnya kemudian sembuh berkat Oxy dan lain-lain, mungkin begitu banyak kata bohong bagi orang-orang yang mendengar cerita dan kisah beliau.

Jangankan orang lain, saya sendiri saja yang member Oxy agak ragu sewaktu mendengar cerita dan kisah beliau, apa bener sich Oxy bisa sembuhkan begitu banyak penyakit atau itu semua hanya cerita karangan beliau agar orang-orang terpengaruh dan akhirnya masuk menjadi member atau konsumsi Oxy.?!?!? Tapi semua rasa ragu itu 'Hilang dan Lenyap', ketika kisah paman saya mirip atau seperti kisah-kisah yang ada dalam majalah Oxy dan cerita bapak Kasturi.

Suatu hari paman saya (Bpk. Suripto) tiba-tiba jatuh sakit, karena hanya merasa sakit biasa maka paman saya tidak mau periksa ke dokter (takut jarum suntik), tapi setelah 3 hari paman saya belum sembuh juga, akhirnya hasil rapat keluarga besar dibawa secara paksa ke rumah sakit kota, ternyata oleh dokter, paman saya divonis kena penyakit ginjal dan dianjurkan operasi di salah satu rumah sakit di Semarang. Tapi setelah operasi, 1 minggu rasa sakit itu masih saja muncul ketika beliau mencoba berjalan. Saya terus terang tidak berani menawarkan Oxy, karena saya takut sama personil-personil keluarga besar, yang muncuk pikiran saya waktu itu : 'kalau sembuh sich ga pa-pa, wow ... saya pasti dapat banyak pujian, tapi ... kalau tambah parah ??!?!? Ga pujian yang di dapat tapi cacian yang merapat'.

Kemudian selang beberapa hari, entah inisiatif siapa tidak tahu, tiba-tiba istrinya menemui saya dan minta dibelikan Oxy 1 dos, kemudian 1 bulan berikutnya istrinya minta lagi 1 dos dan akhirnya ... yach, gitoe dech... Alhamdulillah Sembuh seperti kisah dan cerita dalam majalah Oxy dan Bapak Kasturi

Yach, ini semua hanya sebagian kecil dari kisah nyata akan Oxy, semoga bermanfaat bagi orang-orang yang merasa ragu akan khasiat Oxy. Dan pesan saya 'Emang benar, bahwa Tuhan yang memberi penyakit dan Tuhanlah yang menyembuhkan, tapi Tuhan telah banyak memberi jalan penyembuhan lewat Oxy.

Dan satu lagi 'Tuhan juga memberikan jalan sukses lewat Oxy. Akhirnya, tidak ada kata terlambat untuk sukses bersama Oxy dan tidak ada kata terlambat untuk mencoba Oxy sebagai air terapi segala penyakit

Wassallam


Note Bene :
untuk pemesanan air Oxy - bisa menghubungi :
Robby Legianto di legianto@gmail.com
telepon : 021-95545145
rumah : Huma Akasia Blok C No. 10 Jatiwarna
Pondok Melati - Bekasi
Jawa Barat

Wednesday, July 9, 2008

Pengetahuan Tentang Kanker - Habitat Sel Kanker - Kanker Payudara Disembuhkan

Yang Perlu Diketahui Tentang Kanker

1. Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi bermilyar milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa tes yang dilakukan tidak mampu mendeteksi sel kanker karena sel kanker tersebut tidak sampai pada jumlah yang dapat diprediksi.
2. Kanker sel terjadi antara 6 sampai 10 kali di dalam hidup manusia.
3. Ketika kekebalan tubuh manusia kuat, sel-sel kanker akan rusak dan dicegah dari pembiakan dan pembentukan tumor.
4. Ketika seseorang mengidap kanker, diindikasikan orang tersebut mempunyai beragam gangguan nutrisi. Hal ini bisa disebabkan oleh factor genetik, lingkungan, makanan dan gaya hidup.
5. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, mengubah diet dan termasuk suplemen akan menguatkan kekebalan imun.
6. Kemoterapi melibatkan sel kanker beracun yang tumbuh dengan cepat dan juga merusak sel sehat yang tumbuh dengan cepat di sumsum tulang, organ bagian dalam dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dsb.
7. Radiasi ketika menghancurkan sel kanker, juga membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ.
8. Perawatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan sering mengurangi ukuran tumor. Akan tetapi penggunaan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran tumor.
9. Ketika tubuh telah banyak mempunyai racun yang terbakar akibat kemoterapi dan radiasi, sistem imun yang dibinasakan karenanya akan lemah dari berbagai macam infeksi dan komplikasi.
10. Kemoterapi dan radiasi bisa mengakibatkan sel kanker bermutasi dan menjadi bersifat menentang serta sulit dihancurkan. Pembedahan juga dapat mengakibatkan sel kanker menyebar ke bagian lain.
11. Sebuah cara yang efektif adalah membuat sel kanker lapar dengan cara tidak memberinya makanan yang dapat menyebabkannya berkembang biak.
12. Protein hewani sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang tidak dicerna secara sempurna, sisanya di dalam isi perut menjadi antaran untuk membangun racun.
13. Dinding kanker dialasi oleh protein yang tangguh. Mempertahankan diri dengan memakan sedikit daging dapat membebaskan enzim untuk melawan dinding protein sel kanker dan membiarkan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker.
14. Beberapa suplemen membangun kekebalan imun (IP6, Flor-ssence, Essiac, anti oksidan, vitamin, mineral, EFA, dll) dan memungkin kan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker. Suplemen-suplemen lain seperti vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau pemrograman kematian sel, metode tubuh normal dari penempatan sel yang rusak, tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan.
15. Kanker adalah penyakin pikiran, tubuh dan jiwa. Semangat yang proaktif dan positif akan membuat selamat. Kemarahan, tidak memaafkan dan kepahitan menempatkan tubuh ke dalam keadaan penuh stress. Belajarlah mempunyai semangat mencintai dan memaafkan. Belajarlah santai dan menikmati hidup.
16. Kanker sel tidak dapat tumbuh dengan subur dalam lingkungan beroksigen. Berolahraga setiap hari, dan bernapas dengan dalam membantu mendapatkan oksigen lebih banyak. Terapi oksigen adalah cara lain untuk menghancurkan sel kanker.


Habitat Sel Kanker

1. Gula adalah umpan kanker . Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya. Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja mempunyai tambahan kimia untuk membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam laut.
2. Susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di organ bagian dalam. Kanker diumpan oleh mucus. Dengan mengurangi susu dan menggantikan dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.
3. Sel kanker tumbuh dengan subur di lingkungan asam. Diet anti daging adalah bersifat asam, yang terbaik adalah memakan ikan dan ayam daripada daging sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker.
4. Diet dengan 80% sayur dan buah segar , biji-bijian dan kacang-kacangan membantu tubuh dalam lingkungan alkalin. 20%nya bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang. Sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dalam 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran termasuk kacang2an) dan makan sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat Farenheit atau 40 derajat Celcius.
5. Hindari kopi, teh, dan coklat yang mempunyai kafein tinggi . Teh hijau adalah alternative terbaik yang mempunyai sel penumpas kanker. Yang terbaik meminum air bersih atau air yang telah disaring untuk menghindari racun dan logam berat dalam air ledeng.




Kanker Payudara Disembuhkan

RUSMINI, DUSUN SAROHA SIMPANG NAGA MAS DESA SEI TAMPANG KEC. SILAH HILIR KAB LABUHAN BATU

Saya menderita kanker payudara sudah berobat kemana-mana tapi tidak ada yang berkurang sampai payudara saya bernanah dan bolong. Bulan Agustus 2006, adik saya kenalkan air putih yang telah dioxygenize bermerk Oxy, pada saya dan setelah saya minum, belum ada 1 dos sudah terasa agak enak. Sekarang saya minum air tersebut dan payudara sudah kering dan tidak bau lagi. Ternyata minum air beroxigen sangat membantu saya. Oxy tersebut memang mujarab.

Note Bene :
untuk pemesanan air Oxy - bisa menghubungi :
Robby Legianto di legianto@gmail.com
telepon : 08881739304, 021-84993217
rumah : Huma Akasia Blok C No. 10 Jatiwarna
Pondok Melati - Bekasi
Jawa Barat

Pelangi Pelangi Yang Menyembuhkan / Rainbow The Healer

Edisi Bahasa Indonesia Dibawahnya

Color saves energy therapy. Than just sore, pains, rheumatism, arthritis, to depression, kidney disorders, cancer, infertility, recovery will be helped with color therapy. Therapy that can pass light, water, clothing, and food coloring.

Non-medical therapies such as infinite variety, just natural phenomenon itself is not unusual for interlocking with each other. Healing or color therapy (color healing), for example. This therapy is closely linked to the aura of the body (energy in the form of light that surrounds the entire body). Therefore, the principle of healing with color is the aura of the body back to balance. "With this combination therapy aura color balanced body again, so the resistance 'subtle bodies' ie bodies bioplasmic improved, and that both will improve the physical security or 'gross weight'. If the resistance ( both) increase, the disease will disappear, "explained Dr. Tb. Erwin Kusuma, a psychiatrist in Jakarta.

A healthy body, continued Erwin Kusuma, marked the balance of the rainbow (a combination) in the aura colors, ranging from red to purple was often abbreviated mejikuhibiniu. "So if the combination is not balanced, it needs to be balanced".

Less blue plus blue, yellow given less yellow, and so on. Aura color combination itself can be seen with Kirlian photography. "When the aura of body experiences an imbalance, aka lack of energy, according to Adriana B. Knijn (57), healing color consultant who is also practicing in Jakarta, a drug that enters the body will not affect the optimal. "In the human body is a rainbow color or energy. Agency ailing related to energy issues. Color color therapy healing or help improve such conditions, "said Adriana B. Knijn.

However, color therapy is not a "drug". "The nature of this therapy only helps the healing process or as a complementary (complementary medicine) only, and not as an alternative treatment," explained Erwin Kusuma.

According to Erwin, the human body stores five types of biological energy. Four of them are in "rough body", including the kinetic energy (muscle movement), kalorik (body temperature), electrical (nerve stimulation), and chemical energy (metabolic processes). While electromagnetic energy (light) is the "subtle body".

Frequency waves (energy) electromagnetic, continued Erwin, far below infrared light (far infrared rays, FIR) that are invisible. In the FIR waves are biogenetik (6 to 14 u), which is also a set of rainbow (red to purple). "Wave originating from the sun becomes 'food' to 'subtle body' and also captured the green trees and some rocks.

"In color therapy, there are several methods or techniques utilizing color energy - which in essence is light. Namely, the technique by the visual color (eye), light (radiation), pigments (garments, silk, or food), or the method of solarized water (solar-energy water).

Therapy with colored lights made in the sun-resistant or other rays. Patients sit in a room exposed to the lights and a white cotton dress or no dress. Take, for example, to overcome digestive problems can be done with a yellow light therapy. "The room fitted with a yellow light therapy is not more than 40 watts. For patients with digestive disorders, such as ulcers, the light is directed into his solar plexus (the hollow between the ribs - Ed.). But the patient can also wear yellow and tan, "said Adriana.

Yellow color therapy, according to Adriana, also can help a child eaters, the absorption of minerals, potassium and vitamin C, stimulates the brain, and eliminate stress. In addition to also help heal skin infections or other skin problems, stimulate the nervous system and lymph glands, eliminate mental disorders, and helps treat arthritis (arthritis). But its use must be careful because the yellow color is stimulant and can cause fatigue and depression.

Meanwhile, exposure to blue light at 15 watts during sleep, according to Adriana, can help launch anabolisme metabolism and body. "Even more so for children who have difficulty sleeping, calming blue light," he said.

Blue light irradiation for 10 - 30 minutes each night can reduce emotion. In addition to soothing the mind is, blue also creates a sense of calm to the nervous, and clear your mind saturated. The blue color also helps stop bleeding, heal the sick ear, nose and eyes, varicose veins, ulcers and boils, skin diseases, inflammation and eczema, as well as washing the blood. "Blue light shines on the neck can accelerate wound healing," said Adriana.

In addition to lowering blood pressure, relaxing blue, too, manage growth in a balanced network. He is good for the soul who suffered shock, nervous system disorders, and can increase the intellectual capabilities. But if given in excess, Theo Gimbel writes in The Book of Color Healing, blue color can cause headaches, cause feeling lazy and sleepy, depressed, and sad. Because they are "cold", in blue should be avoided by those who lack good blood circulation.

Color therapy through the lamp, according to Theo Gimbel, could be a combination of several colors. For example, orange with blue, magenta-green, purple-yellow, and red with turquoise.

During therapy, patients sit or lie about 2 m from the lamp, and wearing a white cotton cloth so that no color distortion that permeates into the body through clothing.

Therapy by using two colors (primary colors and complementary colors) conducted alternately. Take, for example, treatment with orange and blue colors. At first, given the main color (orange) for 3 / 4 minutes, then a complementary color (blue) for 3 1 / 4 min. The next time the main color rose 5 1 / 4 minutes, otherwise a long exposure decreased complementary color 3 / 4 minutes. Total time of exposure 19 3 / 4 minutes (12 1 / 2 minutes for the main color exposure, and 7 1 / 4 min color supplement).

At the end of each stage of exposure color, a diminished light and other lights slowly raised. Patients who sleep soundly is a good sign, because it ensures that the energy absorbed in a good color. When the patient awoke imminent emotional response. This can immediately affect the aura. Color aura generally will be more bright and brilliant. Can be changed for a while (24 - 72 hours), while (2 - 12 weeks), or permanent.

Instead of blue combination therapy (as the main color) and orange (the color complement) can to reduce stress, insomnia, and muscle tension.

Blood circulation are wrong often causes the body tired, aching, shooting pain, lazy, and not excited when I woke up this morning. For such conditions, said Adriana B. Knijn, can be helped with a red color therapy combined with yellow. "Half an hour with red light therapy, and half an hour with a yellow light. Agency will also taste better.

"Even the visually impaired (tired eyes, cataracts, glaucoma), according to Theo Gimbel, can be treated with a combination of light colors. Patients sat at a distance of 0.7 to 0.9 m in front of the lamp, and eye position parallel to the lamp equipped with a red filter and turquoise that can be altered to change. At first, eyes on the turquoise light filter, then stared at the red filter light. Each for 20 to 30 seconds. Then look at the white panel, black or gray smell each 20 to 30 seconds. This therapy is conducted twice a day and will make the eyes so relaxing.

Color therapy techniques by direct bask in the sun, have recognized the miraculous healing power, and can even be done alone. Sunlight has electromagnetic waves including visible color spectrum (rainbow colors mejikuhibiniu), and invisible (ultraviolet and infrared).

"The color (energy) is needed by the body in the sun. With a solar shower for 10 - 15 minutes a day, your body will feel good. Like batteries charged. This therapy should be done early morning, at 06.30 - 08.00. Can a white cotton dress, "said Adriana.

Color therapy can also be done through solarized water. Bottled water bottle wrapped in a color or color filters (red, blue, yellow or other colors) are dried in the sun before noon. "The energy of sunlight to penetrate the bottle and absorbed water. After sunbaked 1 to 2 hours, removed the bottle and let cool. Water to drink little by little and the body will receive that color vibrations, "says Adriana.

Like the green trees and some rocks, according to Erwin Kusuma, water can accumulate energy capture and colors. Even Theo Gimbel said, the natural energy in the form of light or color can penetrate into living creatures. That energy can affect the structure of the biochemistry of plants, animals, and humans.

Color bottle or filter, writes Theo Gimbel, will affect the taste of water. Red makes the water taste sour, sweet blue. Water in bottles or stimulating red pep. Blue bottle of water relaxation effect, and help treat insomnia. Sunlight also affects the water at the molecular level and provide energy.

Solarized drinking water therapy is known in the world allegedly Ayurverdic treatment in India since the beginning of the first century. Also used in Egypt around 4,000 years ago.

There are also reports, as quoted in the New Age Misty On-Line Australia, tired body could lackluster refreshed by a shower of colored water. Can also pass the color worn clothing. Similarly, water in the bath to continue the bias light (energy) so that the light is absorbed throughout the body.

As revealed by Theo Gimbel, a more appropriate disease treated by the method of color pigments. This therapy can also be applied alone at home. But should be guided by a color therapist.

Facility can be a silk cloth, clothing, and natural food color. Clothing is recommended to wear made from natural fibers. This is to facilitate the exit-entry of air and energy into the body color.
Blue clothing, for example, will reduce high blood pressure. Affairs blood pressure (high or low) can also use silk therapy, visualization color, or light colors.

Red clothing can increase energy and raise blood pressure. In fact, as written Theo Gimbel, red dress can cure infertility due to body temperature and low blood pressure. So it is with hair loss problems, said Adriana, can be overcome with a red color therapy. "The hair is closely related to poor blood circulation better. This exercise needs to be balanced so that the heart pumping and blood circulation was smooth.

"Also mentioned as a full color of energy, vitality and strength, the red has a healing power. Among other things, for diseases associated with blood and circulation, helps "burn" cancer cells, and draining wounds or ulcers, helps heal rheumatism and arthritis. In addition to warm and reduce pain, redness also reduce depression.

Because full strength, the red color should not diterapikan in patients with high blood pressure or anxiety. Exposure to red light for too long can become restless or aggressive. For people with high blood pressure, heart, and emotional, better exposure given the green light. "If direct energized (red) in large quantities, the heart will beat loudly. In contrast with the green light will be more comfortable and quiet, "said Adriana.

Green supposedly good for the weak nerves, helps the heart function, balance the emotions, create atmosphere of peace and tranquility. In addition to the pituitary gland and stimulates the growth, green also helps heal broken bones, stimulate tissue regrowth, and helps heal wounds or bruises, and cancer. However, excessive use of green light will create negative energy.

In addition to the antidepressant and provide energy, orange (orange) also improve digestive function, immune system and increase sexual potency, as well as oxygen supply, and helps the lungs work. Orange also said a power interruption of therapy for gallstones and kidney, chest disease, arthritis, and increased blood pressure. Use of lightweight warmth. But he was less good for those who "rough" or easily agitated.

Purple (violet) both to overcome the nerves and mental problems. He also helped people with rheumatism and epilepsy. Purple color effects to the inner network, which helps the healing of bone pain. While lavender can be a "drug" speed calming and sleep. He is like a tonic (tonic) for the body. But if excessive can cause fatigue and loss of orientation.

Color therapy can also be through the crystal. Because storing energy from the earth, the crystal can contribute to energy and balance the system "chakras" (energy centers in the human body). During treatment, patients wore white to avoid color distortion.

Determination of color therapy it must be right. Pass aura analysis, or other techniques, and conducted by an expert. Error in determining the color of it can cause an imbalance of energy in the body. The reason is, each color has a certain vibration. Thus, a particular color can be a "medicine" for someone, but not necessarily suitable for others.


Edisi Bahasa Indonesia

Warna menyimpan energi yang berdaya terapi. Dari sekadar pegal-linu, rematik, radang sendi, hingga depresi, gangguan ginjal, kanker, ketidaksuburan, akan dibantu kesembuhannya dengan terapi warna. Terapi itu bisa lewat sinar lampu, air, pakaian, dan juga makanan berwarna.

Terapi non-medis seperti tak berbatas ragamnya, tak ubahnya fenomena alam itu sendiri yang tidak jarang saling mengait satu sama lain. Penyembuhan atau terapi warna (colour healing), misalnya. Terapi ini berkait erat dengan aura tubuh (energi berupa sinar yang melingkupi sekujur tubuh). Sebab, prinsip penyembuhan dengan warna itu menyeimbangkan kembali aura tubuh.”Dengan terapi ini kombinasi warna aura tubuh diseimbangkan lagi, sehingga ketahanan ‘badan halus’ yakni badan bioplasmik membaik, dan itu sekaligus akan memperbaiki ketahanan fisik atau ‘badan kasar’.Kalau ketahanan (keduanya) ditingkatkan, penyakit akan hilang,” jelas Dr. Tb. Erwin Kusuma, psikiater di Jakarta.

Tubuh yang sehat, lanjut Erwin Kusuma, ditandai adanya kesimbangan pelangi (kombinasi) warna pada aura, mulai dari merah sampai ungu yang acap disingkat mejikuhibiniu itu. “Maka kalau kombinasinya tidak seimbang, ya perlu diseimbangkan".

Kurang biru ditambah biru, kurang kuning dikasih kuning, dan seterusnya. Kombinasi warna aura itu sendiri bisa dilihat dengan teknik fotografi Kirlian.”Ketika aura tubuh mengalami ketidakseimbangan alias kekurangan energi, menurut Adriana B. Knijn (57), konsultan colour healing yang juga berpraktik di Jakarta, obat yang masuk ke badan tidak akan berpengaruh optimal. “Dalam badan manusia ada pelangi warna atau energi. Badan yang sakit-sakitan berkaitan dengan masalah energi. Colour healing atau terapi warna membantu memperbaiki kondisi seperti itu,” tutur Adriana B. Knijn.

Namun terapi warna bukanlah “obat”. “Sifat terapi ini hanya membantu proses penyembuhan atau sebagai pelengkap (complementary medicine) saja, dan bukan sebagai pengobatan alternatif,” jelas Erwin Kusuma.

Terapi Sinar Lampu

Menurut Erwin, tubuh manusia menyimpan lima macam energi hayati. Empat di antaranya terdapat pada “badan kasar”, meliputi energi kinetik (gerak otot), kalorik (suhu tubuh), elektrik (rangsangan saraf), dan energi kimia (proses metabolisme). Sedangkan energi elektromagnetik (sinar) ada pada “badan halus”.

Frekuensi gelombang (energi) elektromagnetik, lanjut Erwin, berada jauh di bawah sinar inframerah (far infrared rays, FIR) sehingga tidak kasat mata. Pada FIR terdapat gelombang biogenetik (6 - 14 u), yang juga merupakan satu set pelangi (merah sampai ungu). “Gelombang yang bersumber dari matahari ini menjadi ‘makanan’ bagi ‘badan halus’ dan juga dapat ditangkap pepohonan hijau serta bebatuan tertentu.

”Dalam terapi warna, ada beberapa metode atau teknik memanfaatkan energi warna - yang pada hakikatnya adalah cahaya. Yakni, teknik lewat visual warna (pandangan mata), lampu (penyinaran), pigmen (pakaian, sutera, atau makanan), atau metode solarized water (air berenergi matahari).

Terapi dengan lampu berwarna dilakukan dalam ruang kedap sinar matahari atau sinar lain. Pasien duduk dalam ruangan yang terpapar sinar lampu dan berpakaian katun putih atau tanpa baju. Ambil contoh, untuk mengatasi masalah pencernaan bisa dilakukan dengan terapi lampu kuning. “Ruang terapi dipasangi lampu kuning tidak lebih dari 40 watt. Untuk pasien dengan gangguan pencernaan, misalnya maag, sinar diarahkan ke solar plexus-nya (cekungan di antara tulang rusuk - Red.). Tapi bisa juga pasien mengenakan pakaian kuning lalu berjemur,” lanjut Adriana.

Terapi warna kuning, menurut Adriana, juga bisa membantu anak yang susah makan, penyerapan mineral kalium dan vitamin C, merangsang otak, serta menghilangkan stres. Selain juga membantu menyembuhkan infeksi kulit atau masalah kulit lainnya, merangsang sistem saraf dan kelenjar limfa, menghilangkan gangguan mental, dan membantu mengobati radang sendi (artritis). Tapi penggunaannya harus hati-hati karena warna kuning bersifat stimulans dan bisa menyebabkan kelelahan dan depresi.

Sementara itu paparan sinar lampu biru 15 watt pada saat tidur, menurut Adriana, bisa membantu melancarkan metabolisme dan anabolisme tubuh. “Lebih-lebih bagi anak yang susah tidur, lampu biru bisa menenangkan,” katanya.

Penyinaran lampu biru selama 10 - 30 menit setiap malam bisa menurunkan emosi. Selain bersifat menyejukkan pikiran, biru juga menciptakan rasa tenang bagi yang gugup, dan menjernihkan pikiran yang jenuh. Warna biru pun membantu menghentikan pendarahan, menyembuhkan sakit telinga, hidung dan mata, varises, bisul dan borok, penyakit kulit, radang dan eksem, juga sebagai pencuci darah. “Penyinaran lampu biru pada bagian leher dapat mempercepat penyembuhan luka,” kata Adriana.

Selain menurunkan tekanan darah, biru juga mengendurkan saraf, mengatur pertumbuhan jaringan secara seimbang. Ia baik bagi yang mengalami guncangan jiwa, gangguan sistem saraf, serta dapat meningkatkan kemampuan intelektual. Tapi bila diberikan secara berlebihan, tulis Theo Gimbel dalam The Book of Colour Healing, warna biru bisa menyebabkan sakit kepala, menimbulkan rasa malas dan mengantuk, depresi, dan sedih. Karena bersifat “dingin”, warna biru mesti dihindari oleh mereka yang sirkulasi darahnya kurang baik.

Bisa Dikombinasi

Pemberian terapi warna lewat lampu, menurut Theo Gimbel, bisa merupakan kombinasi dari beberapa warna. Misalnya, oranye dengan biru, magenta-hijau, ungu-kuning, dan merah dengan pirus.

Selama terapi, pasien duduk atau berbaring sekitar 2 m dari lampu, dan mengenakan pakaian katun putih supaya tak terjadi distorsi warna yang merasuk ke dalam tubuh lewat pakaian.

Terapi dengan menggunakan dua warna (warna utama dan warna pelengkap) dilakukan bergantian. Ambil contoh, terapi dengan warna oranye dan biru. Mula-mula diberikan warna utama (oranye) selama 3/4 menit, lalu disusul warna pelengkap (biru) selama 3 1/4 menit. Selanjutnya lama pemberian warna utama meningkat 5 1/4 menit, sebaliknya lama pemaparan warna pelengkap menurun 3/4 menit. Total waktu pemaparan 19 3/4 menit (12 1/2 menit untuk pemaparan warna utama, dan 7 1/4 menit warna pelengkap).

Pada akhir tiap tahap pemaparan warna, satu lampu dikecilkan dan lampu yang lain perlahan-lahan dibesarkan. Pasien yang tidur pulas merupakan pertanda baik, karena hal itu memastikan bahwa energi warna diserap secara baik. Ketika pasien terbangun akan segera terjadi respons emosional. Ini dapat segera mempengaruhi aura. Warna aura umumnya akan menjadi lebih cerah dan cemerlang. Bisa berubah sebentar (24 - 72 jam), sementara (2 - 12 minggu), atau permanen.

Sebaliknya terapi kombinasi biru (sebagai warna utama) dan oranye (warna pelengkap) bisa untuk mengurangi stres, insomnia, dan ketegangan otot.

Sirkulasi darah yang kurang beres sering menyebabkan badan capek, pegal-linu, malas, dan tidak bersemangat saat bangun pagi. Untuk kondisi demikian, kata Adriana B. Knijn, bisa dibantu dengan terapi warna merah dikombinasikan dengan kuning. “Setengah jam dengan terapi lampu merah, dan setengah jam dengan lampu kuning. Badan pun akan terasa lebih enak.

”Bahkan gangguan penglihatan (mata lelah, katarak, glukoma), menurut Theo Gimbel, bisa diterapi dengan kombinasi lampu warna. Pasien duduk pada jarak 0,7 - 0,9 m di depan lampu, dan posisi mata sejajar dengan lampu yang dilengkapi filter merah dan pirus yang bisa diubah-ubah. Mula-mula mata menatap cahaya berfilter pirus, lalu menatap lampu filter merah. Masing-masing selama 20 - 30 detik. Kemudian memandang panel warna putih, hitam atau abu-bau masing-masing 20 - 30 detik. Terapi ini dilakukan dua kali sehari dan akan membuat mata jadi rileks.

Terapi Air Berwarna

Teknik terapi warna dengan cara berjemur langsung di bawah matahari diakui punya daya penyembuh yang ajaib, dan bahkan bisa dilakukan sendiri. Sinar matahari memiliki gelombang elektromagnetis yang meliputi spektrum warna kasat mata (warna pelangi mejikuhibiniu), dan yang tidak kasat mata (ultraviolet dan inframerah).

“Warna (energi) yang dibutuhkan tubuh terdapat dalam sinar matahari. Dengan mandi matahari selama 10 - 15 menit sehari, badan akan terasa enak. Ibarat baterai yang diisi. Terapi ini sebaiknya dilakukan pagi hari, pukul 06.30 - 08.00. Boleh dengan mengenakan baju katun putih,” tutur Adriana.

Terapi warna bisa juga ditempuh lewat solarized water. Air dalam botol warna atau botol terbungkus filter warna (merah, biru, kuning, atau warna lain) yang dijemur di bawah sinar matahari sebelum tengah hari. “Energi cahaya matahari akan menembus botol dan diserap air. Setelah terjemur 1 - 2 jam, botol diangkat dan dibiarkan dingin. Air diminum sedikit demi sedikit dan tubuh akan menerima getaran warna itu,” ujar Adriana.

Seperti halnya pohon hijau dan bebatuan tertentu, menurut Erwin Kusuma, air bisa menangkap dan menimbun energi warna. Bahkan Theo Gimbel menyebutkan, energi alam yang berupa cahaya atau warna dapat merasuk ke dalam makhluk hidup. Energi itu dapat mempengaruhi struktur biokimia tanaman, binatang, dan juga manusia.

Warna botol atau filter, tulis Theo Gimbel, akan mempengaruhi rasa air. Merah menjadikan air berasa masam, biru manis. Air dalam botol merah bersifat merangsang atau menambah semangat. Air botol biru memberi pengaruh relaksasi, dan membantu pengobatan insomnia. Sinar matahari juga mempengaruhi air pada tingkat molekuler dan memberi tenaga.

Terapi minum solarized water konon dikenal dalam dunia pengobatan Ayurverdic di India sejak permulaan abad pertama. Juga digunakan di Mesir sekitar 4.000 tahun silam.

Ada juga laporan, seperti dikutip Misty dalam New Age On-Line Australia, badan capek tak bergairah bisa disegarkan kembali dengan cara mandi pancuran air berwarna. Bisa juga lewat pakaian berwarna yang dikenakan. Demikian pula air dalam bak mandi mampu meneruskan bias cahaya (energi) lampu sehingga diserap seluruh permukaan badan.

Merah Menyuburkan

Seperti diungkap oleh Theo Gimbel, beberapa penyakit lebih cocok diterapi dengan metode pigmen warna. Terapi ini pun dapat diterapkan sendiri di rumah. Namun sebaiknya dibimbing oleh ahli terapi warna.

Sarananya bisa berupa kain sutera, pakaian, dan makanan yang berwarna alami. Pakaian yang akan dikenakan disarankan berbahan serat alam. Hal ini untuk mempermudah keluar-masuknya udara dan energi warna ke dalam tubuh.

Pakaian biru, misalnya, akan menurunkan tekanan darah tinggi. Urusan tekanan darah (tinggi atau rendah) bisa juga menggunakan terapi sutera, visualisasi warna, atau lampu warna.

Pakaian merah bisa menambah tenaga dan menaikkan tekanan darah. Bahkan, seperti ditulis Theo Gimbel, pakaian merah bisa menyembuhkan ketidaksuburan akibat suhu tubuh dan tekanan darah rendah. Begitu pula dengan masalah kerontokan rambut, kata Adriana, bisa diatasi dengan terapi warna merah. “Masalah rambut berkaitan erat dengan sirkulasi darah yang kurang baik. Ini perlu diimbangi olahraga supaya jantung terpompa dan sirkulasi darah pun lancar.

”Selain disebut-sebut sebagai warna penuh energi, vitalitas dan kekuatan, merah memiliki daya penyembuh. Di antaranya, untuk penyakit yang berkaitan dengan darah dan sirkulasinya, membantu “membakar” sel kanker, dan mengeringkan luka atau borok, membantu menyembuhkan rematik serta radang sendi. Selain menghangatkan dan mengurangi rasa sakit, merah juga mengurangi depresi.

Karena kekuatannya penuh, warna merah tidak boleh diterapikan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang gelisah. Terpapar sinar merah terlalu lama bisa menjadi tidak tenang atau agresif. Bagi penderita darah tinggi, jantung, dan emosional, lebih baik diberi paparan sinar lampu hijau. “Kalau langsung diberi energi (merah) dalam jumlah banyak, jantung akan berdetak keras. Sebaliknya dengan lampu hijau akan lebih enak dan tenang,” jelas Adriana.

Hijau konon baik untuk yang lemah saraf, membantu fungsi jantung, menyeimbangkan emosi, menciptakan suasana tenteram dan ketenangan. Selain merangsang kelenjar pituitari dan pertumbuhan, hijau juga membantu menyembuhkan patah tulang, merangsang pertumbuhan kembali jaringan, dan membantu menyembuhkan luka atau memar, serta kanker. Namun pemakaian sinar hijau berlebihan akan menciptakan energi negatif.

Selain sebagai antidepresi dan memberikan energi, warna oranye (jingga) juga memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan dan potensi seksual, juga pasokan oksigen, serta membantu kerja paru-paru. Oranye pun katanya punya daya terapi terhadap gangguan batu empedu dan ginjal, penyakit dada, radang sendi, serta meningkatkan tekanan darah. Pemakaian ringan memberi kehangatan. Tapi ia kurang baik bagi orang yang “kasar” atau mudah resah.

Ungu (violet) baik untuk mengatasi masalah saraf dan mental. Ia juga membantu penderita rematik dan epilepsi. Warna ungu pengaruhnya sampai ke jaringan terdalam, sehingga membantu penyembuhan sakit tulang. Sedangkan lembayung muda bisa sebagai “obat” penenang dan mempercepat tidur. Ia ibarat tonik (obat kuat) bagi tubuh. Tapi kalau berlebihan bisa menyebabkan kelelahan dan kehilangan orientasi.

Terapi warna bisa juga lewat kristal. Karena menyimpan energi dari bumi, kristal dapat menyumbang energi dan menyeimbangkan sistem “cakra” (pusat energi dalam tubuh manusia). Selama terapi, pasien mengenakan pakaian putih untuk menghindari terjadinya distorsi warna.

Penentuan terapi warna memang mesti tepat. Bisa lewat analisis aura, atau teknik lain, dan dilakukan oleh orang yang ahli. Kesalahan dalam menentukan warna justru bisa menimbulkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Pasalnya, tiap warna punya getaran tertentu. Jadi, warna tertentu bisa menjadi “obat” bagi seseorang, tetapi belum tentu cocok bagi orang lain. (Rye)

Sumber : my-curio.us/?p=34 dari : intisari/1997/desember